Beranda > Fiskal LN > Bebas Fiskal dengan modal materai

Bebas Fiskal dengan modal materai

Seorang bibi (adik dari ibu mertua) tiba-tiba bertanya masalah NPWP. Saya kaget karena dia terkesan “bersemangat” untuk membuat NPWP. Berbanding terbalik dengan orang lain yang terkena ektensifikasi petugas pajak. Padahal dia hanyalah seorang pedagang kecil di pasar tradisional. Saya yakin tidak pantas mendapatkan NPWP.

Mendapatkan NPWP memang mudah. Tetapi pemilik NPWP memiliki konsekuensi setidaknya dua hal : pertama wajib membuat SPT setiap tahun dan denda bagi yang tidak membuat [baik lupa maupun ketidaktahuan atau disengaja] SPT Tahunan sebesar Rp.1.000.000,00. Konsekuensi kedua, NPWP tidak bisa dihapus keculai orang tersebut meninggal dunia. Memang bisa menjadi tidak efektif atau non efektif, tetapi prosedur untuk mendapat status itu tidak mudah.

Selidik punya selidik, ternyata sang bibi tersebut mau diajak bibi yang lain melancong ke Malaysia. Nah, supaya bebas bayar Fiskal Luar Negeri, maka si bibi yang ngajak tersebut menganjurkan supaya si bibi yang diajak “mengurus” mendapatkan NPWP. Karena saya kerja di DJP, maka disuruh tanya ke saya:-)

Tadinya saya mau menyarankan agar ditunda saja melancongnya ke tahun 2011 karena pada tahun itu tidak perlu NPWP. Tetapi setiba di kantor saya buka portal intranet DJP dan mendapatkan SE-88/PJ/2008.

Nah, berdasarkan SE-88/PJ/2008, bagi orang pribadi yang memiliki penghasilan dibawah PTKP yang dibuktikan “hanya” dengan SURAT PERNYATAAN BERPENGHASILAN DIBAWAH PTKP maka yang bersangkutan menjadi bebas membayar Fiskal Luar Negeri.

Saya kira surat pernyataan tersebut digunakan untuk mendapatkan Surat Keterangan Bebas Fiskal dari kantor pajak. Tetapi jika pembaca memiliki pendapat atau kenyataan lain di lapangan silakan mengirim email atau komentar di bawah.

salam

Kategori:Fiskal LN
  1. Rudy Tjandra
    6 Januari 2009 pukul 03:09

    Dear Mas Raden Suparman,bisa minta tolong diuploadkan SE-88/PJ/2008.Saya sudah coba klik link di atas tetapi saya harus memasukkan password. Terima Kasih

  2. raden.suparman
    7 Januari 2009 pukul 08:11

    mohon maaf ada kesalahan copy link, tetapi sekarang sudah diperbaiki sehingga tidak perlu password lagi. Terima kasih.BTW permintaan Pak Rudy Tjandra sudah dipenuhi via email.

  3. Anonymous
    5 Februari 2009 pukul 15:36

    Hallo Mas Raden Suparman,atas dasar apa sich kita, orang indonesia, harus membayar fiskal? indonesia dimana-mana peraturanya berhubungan dengan duit2 melulu…salam

  4. Charles
    21 Februari 2009 pukul 08:19

    Pak, saya baru aja tamat kemarin, dan mau jalan-jalan ke luar negeri, seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh paman saya yang ada di Belanda (WNA). Apakah dengan menunjukan Surat Keterangan PTKP itu aja bisa ga bayar fiskal?. Sesimple itukah?. Apakah petugas pajak di bandara begitu saja percaya, atau berbelit-belit seprti polisi di jalan raya. Ada yang mempunyai pengalaman mungkin?.

  5. nurfysawcaz
    17 Oktober 2009 pukul 13:53

    Pak, mu ikut tanya,,.
    Berarti mahasiswa2 seperti kami2 ini.. yang belum memiliki pekerjaan, bisa membuat surat pernyataan ttg penghasilan itu, ? bagaimana prosedur pembuatannya?

    tentang bebas npwp tahun 2011 itu maksudnya apa ya pak? mohon penjelasanna\ya..
    terimakasih..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: